Dancing in the Rain

A Piece of Contemplation. Simply Obscure.

Siapa dia?

Seseorang dalam mimpi

Berjalan pasti tanpa henti

Apa maunya?

Mengusik hati yang kian resah

Sepasang mata ini menatap tak lengah

Perlahan mengikuti pasrah

Ah, kenapa harus terjaga?

Matahari masih ragu untuk menyapa

Aku pun masih ingin menerka-nerka

The wind touched my skin softly

The sound of waves whispered gently

I could see the horizon right in front of my eyes

The sun went down little by little

Till there was no more light

Till there was no other noise

Only the waves

Only the wind

Then silence,

But never empty

For a moment I thought, ‘let me stay’

I felt alive.

The drops of blood from my chained wrists

The tired feet that always stood still

The burning skin from the glaring sun

The dirty shirt,

The old muddy shoes,

They were all worth it

Ada pohon disana, ditengah padang pasir nan luas dan terik. Dengan gagah dan tegap ia berdiri sendiri menyanggah ranting-ranting dan dedauanan. Waktu berlalu seperti banjir yang mengguyur rumah-rumah pesisir. Pohon ini pun lebih besar dari terakhir kali kupandang. Tiba-tiba angin datang dan pohon pun rubuh sesaat. Pohon besar yang kuamati sedari tadi kini jatuh tak bergerak. Mungkin tak pernah ada angin sebelumnya. 

Biar saja terus berjalan

Telusuri padang luas membentang

Jejaki pantai berliku

Menghantam batu

Menginjak duri

Mencari apa?

Sinarnya belum terlihat

Tapi tak apa

Mungkin tak mengharap terang

dalam dinginnya malam

dan heningnya diam

aku tenang

mungkin sepi,

tapi tak mati

Berpegang teguh pada pelangi

Suka tapi duka

Mungkin takut ditinggal bayang

Ragu pada segala 

Meracau dalam diam

Renungi yang tak ada

Mengapa gelisah akan hilang? 

binbagja04 asked: very liked your archive , would you pleased to check out whats mine ?

Thank you. Sure thing. Gonna check right now :)

Ingin tahu namun ragu

Terdesir kata hilang kalimat

Berpegang pada siapa?

Akar serabut rapuh tercabut?